Showing posts with label gerbang-logika. Show all posts
Showing posts with label gerbang-logika. Show all posts

Tuesday, September 8, 2020

Aljabar Boolean | hukum | tabel kebenaran [3]

<;Aljabar Boolean Aljabar Boolean pertama kali dipresentasikan oleh George Boole (1815-1864) ditahun 1849. Boole memberikan skema untuk deskripsi aljabar dari proses berpikir secara logika dan penalaran (reasoning) George Boole berhasil menemukan hubungan antara sifat-sifat gerbang logika dasar dan suatu persamaan terhadap sifat-sifat matematika Aljabar yang kemudian dikenal dengan Aljabar Boolean.

Gerbang Logika dioperasikan berdasarkan metode sistem bilangan biner yaitu bilangan yang hanya memiliki 2 simbol angka yakni 0 dan 1 dengan menggunakan pendekatan Teori Aljabar Boolean. Digunakannya metode sistem bilangan biner karena kemudahan dalam mengkonversi kondisi tegangan yang naik turun (high and low) dengan persamaan 0 dan 1

Aljabar Boolean


Pengertian Aljabar Boolean

.

Memahami Logika Aljabar boolean dan gerbang logika

Oleh karena itu dalam gerbang logika dikenal aturan-aturan sebagai berikut :

  1. Suatu keadaan tidak dapat keduanya benar (TRUE) dan salah (FALSE) sekaligus
  2. Masing-masing adalah hanya BENAR (TRUE) atau SALAH (FALSE)
  3. Suatu keadaan disebut BENAR (TRUE) bila TIDAK SALAH (NOT FALSE)


Dua keadaan yang saling bertentangan itu dalam Aljabar Boolean ditunjukkan dengan dua konstanta,yaitu Logika 1 dan logika 0.Misalnya :


Manfaat Aljabar Boolean

  1. Jumlah komponen transistor yang diperlukan menjadi lebih sedikit.
  2. Biaya pembuatan komponen elektronika seperti IC lebih murah.
  3. Waktu yang diperlukan untuk membuat rangkaian lebih singkat.
  4. Waktu respon (tanggapan) rangkaian menjadi lebih cepat karena delay (waktu tunda) rangkaian berkurang.
  5. Ukuran (dimensi) fisik rangkaian lebih kecil.
  6. Bobot rangkaian lebih ringan.
  7. Analisa rangkaian lebih mudah.

Tabel kebenaran

Tabel kebenaran adalah penjabaran dari bagaimana output yang diinginkan berdasar logika input yang akan diproses. Pada dasarnya, gerbang logika hanyalah alat, sedangkan rancangan rangkaian supaya output bekerja sesuai harapan, tergantung analisa dari data input yang diberikan
.
Contoh:
<;Alajabar boolean
tabel kebenaran dari sebuah data yang akan diproses menjadi output yang diharapkan

Menganalisa tabel kebenaran untuk merancang sebuah solusi

Untuk memahami lebih jauh tentang tabel kebenaran, anda akan saya bawa merancang Water level Controller ( Kendali level air ) yang biasa kita temui pada sistem kendali tandon air.

<;Alajabar boolean
Rancangan pengendali tandon air dan Tabel kebenaran pada water level controller

Cara kerjanya sebagai berikut:

  1. Terdapat 3 sensor (input)S1,S2,dan S3.
  2. Jika air penuh, 3 sensor sekaligus terendam air, maka S1,S2,S3 state Logikanya anggaplah 0,0,0 dan output LOW (pompa air mati). Pemilihan logika LOW untuk kondisi output pompa hanya untuk mempermudah pemahaman. Karena ada juga logika HIGH dikondisikan sebagai OFF state (kembali ke si perancangnya)
  3. Jika air turun, melewati S1, sensor terendam air S2 dan S3, maka state logikanya 1,0,0 dan output LOW (pompa air masih mati)
  4. Jika air turun, melewati S2, sensor terendam air S3, maka state logikanya 1,1,0 dan output LOW (pompa air masih mati)
  5. Jika air turun, melewati S3, sensor tidak terendam air, maka state logikanya 1,1,1 dan output HIGH (pompa air hidup)
  6. Jika air naik, melewati S3, sensor terendam air S3, maka state logikanya 1,1,0 dan output HIGH (pompa air hidup)
  7. Jika air naik, melewati S2, sensor terendam air S3,S2 maka state logikanya 1,0,0 dan output HIGH (pompa air hidup)
  8. Jika air naik, melewati S1, sensor terendam air S3,S2,S1 maka state logikanya 0,0,0 dan output LOW (pompa air mati)
S1S2S3Kondisi PompaKeterangan
000OFFSensor 1,2,3 terendam air
100OFFSensor 1 tidak terendam
110OFFSensor 1,2 tidak terendam
111ONSensor 1,2,3 tidak terendam
110ONSensor 1,2 tidak terendam
100ONSensor 1 tidak terendam
000OFFSensor 1,2,3 terendam air
Nah,kira-kira beginilah tabel kebenaran berdasarkan data yang inginkan oleh si perancang. Ada yang berbeda? Silahkan berkomentar, karena solusi itu sangat banyak, jadi ini bukanlah satu-satunya pemecahan masalah.

Postulate aljabar Boolean

Pada Aljabar Boolean dikenal dengan istilah Postulate (walau tidak semua akademisi menggunakan istilah ini). Postulate adalah aturan dasar dapat disebut yang merupakan penjalin dari konstanta gerbang dasar AND, OR dan NOT.

Aljabar Boolean sangat dekat hubungannya dengan Aljabar matematika Himpunan maka untuk penulisan beberapa fungsinya dapat menggunakan tanda titik . atau x untuk fungsi AND dan tanda plus + untuk fungsi OR seperti contoh :

Postulate gerbang logika AND

<;Postulate Gerbang logika dasar AND
Gambar 1.Postulate gerbang logika AND

Postulate gerbang logika OR

<;Postulate Gerbang logika dasar OR
Gambar 2.Postulate gerbang logika OR

Postulate gerbang logika NOT

<;Postulate Gerbang logika dasar NOT
Gambar 3.Postulate gerbang logika NOT

Hukum-hukum aljabar Boolean

Aturan dan hukum dalam Aljabar Boolean yang telah ditetapkan sebagian sama dengan Aritmatika atau Aljabar biasa, dimana untuk Aljabar Boolean berlaku hukum - hukum seperti dibawah ini : .

Penjalinan konstanta

<;konstanta
Gambar 4.Konstanta

Hukum inversi (pembalik) dua kali

<;pembalik 2 kali
Gambar 5.inversi

Hukum Komplemen

<;komplemen
Gambar 6.Komplementasi

Hukum Perluasan

Suatu variabel masukan dapat dijalin berulang-ulang dengan diri sendiri baik secara fungsi AND maupun OR tanpa merubah hasil akhir. <;perluasan
Gambar 7.Indempotent

Hukum Komutatip

Variabel masukan yang dikaitkan dengan hanya satu jenis jalinan dapat saling dipertukarkan pada operasinya <;komutatif
Gambar 8.Komutatip

Hukum Asosiatif

Pada penjalinan yang sejenis, tanda kurang dapat dihilangkan atau dibentuk tanda kurung baru atau elemen-elemen di dalam kurung dapat dipertukarkan. <;asosiasi
Gambar 9.Asosiatip

Hukum Distributif

Pada suatu operasi perhitungan terdapat penjalinan antara Konjungsi (AND) dan Disjungsi (OR), maka berlaku aturan berikut : <;distribusi
Gambar 10.Distribusi

Hukum Absorbsi (penyerapan)

Suatu operasi hitungan dengan tiga suku ( dua variabel ) dan dua tanda jalinan yang berbeda , dapat diserap menjadi satu suku. <;absorbsi
Gambar 11.Absorbsi

Hukum Distributif

<;distribusi
Gambar 12.Distribusi

Hukum Demogram

<;demogram
Gambar 13.Demogram
Nah, gimana? Ini masih teori, nanti kita praktikan bagaimana Aljabar Boolean dan memecahkan permasalahan dalam gerbang logika (rangkaian logika). See you next week!

Aljabar Boolean | hukum | tabel kebenaran [3]


Aljabar Boolean pertama kali dipresentasikan oleh George Boole (1815-1864) ditahun 1849. Boole memberikan skema untuk deskripsi aljabar dari proses berpikir secara logika dan penalaran (reasoning) George Boole berhasil menemukan hubungan antara sifat-sifat gerbang logika dasar dan suatu persamaan terhadap sifat-sifat matematika Aljabar yang kemudian dikenal dengan Aljabar Boolean.

Gerbang Logika dioperasikan berdasarkan metode sistem bilangan biner yaitu bilangan yang hanya memiliki 2 simbol angka yakni 0 dan 1 dengan menggunakan pendekatan Teori Aljabar Boolean. Digunakannya metode sistem bilangan biner karena kemudahan dalam mengkonversi kondisi tegangan yang naik turun (high and low) dengan persamaan 0 dan 1

Aljabar Boolean


Pengertian Aljabar Boolean

.

Memahami Logika Aljabar boolean dan gerbang logika

Oleh karena itu dalam gerbang logika dikenal aturan-aturan sebagai berikut :

  1. Suatu keadaan tidak dapat keduanya benar (TRUE) dan salah (FALSE) sekaligus
  2. Masing-masing adalah hanya BENAR (TRUE) atau SALAH (FALSE)
  3. Suatu keadaan disebut BENAR (TRUE) bila TIDAK SALAH (NOT FALSE)


Dua keadaan yang saling bertentangan itu dalam Aljabar Boolean ditunjukkan dengan dua konstanta,yaitu Logika 1 dan logika 0.Misalnya :


Manfaat Aljabar Boolean

  1. Jumlah komponen transistor yang diperlukan menjadi lebih sedikit.
  2. Biaya pembuatan komponen elektronika seperti IC lebih murah.
  3. Waktu yang diperlukan untuk membuat rangkaian lebih singkat.
  4. Waktu respon (tanggapan) rangkaian menjadi lebih cepat karena delay (waktu tunda) rangkaian berkurang.
  5. Ukuran (dimensi) fisik rangkaian lebih kecil.
  6. Bobot rangkaian lebih ringan.
  7. Analisa rangkaian lebih mudah.

Tabel kebenaran

Tabel kebenaran adalah penjabaran dari bagaimana output yang diinginkan berdasar logika input yang akan diproses. Pada dasarnya, gerbang logika hanyalah alat, sedangkan rancangan rangkaian supaya output bekerja sesuai harapan, tergantung analisa dari data input yang diberikan
.
Contoh:


Menganalisa tabel kebenaran untuk merancang sebuah solusi

Untuk memahami lebih jauh tentang tabel kebenaran, anda akan saya bawa merancang Water level Controller ( Kendali level air ) yang biasa kita temui pada sistem kendali tandon air.



Cara kerjanya sebagai berikut:

  1. Terdapat 3 sensor (input)S1,S2,dan S3.
  2. Jika air penuh, 3 sensor sekaligus terendam air, maka S1,S2,S3 state Logikanya anggaplah 0,0,0 dan output LOW (pompa air mati). Pemilihan logika LOW untuk kondisi output pompa hanya untuk mempermudah pemahaman. Karena ada juga logika HIGH dikondisikan sebagai OFF state (kembali ke si perancangnya)
  3. Jika air turun, melewati S1, sensor terendam air S2 dan S3, maka state logikanya 1,0,0 dan output LOW (pompa air masih mati)
  4. Jika air turun, melewati S2, sensor terendam air S3, maka state logikanya 1,1,0 dan output LOW (pompa air masih mati)
  5. Jika air turun, melewati S3, sensor tidak terendam air, maka state logikanya 1,1,1 dan output HIGH (pompa air hidup)
  6. Jika air naik, melewati S3, sensor terendam air S3, maka state logikanya 1,1,0 dan output HIGH (pompa air hidup)
  7. Jika air naik, melewati S2, sensor terendam air S3,S2 maka state logikanya 1,0,0 dan output HIGH (pompa air hidup)
  8. Jika air naik, melewati S1, sensor terendam air S3,S2,S1 maka state logikanya 0,0,0 dan output LOW (pompa air mati)
S1S2S3Kondisi PompaKeterangan
000OFFSensor 1,2,3 terendam air
100OFFSensor 1 tidak terendam
110OFFSensor 1,2 tidak terendam
111ONSensor 1,2,3 tidak terendam
110ONSensor 1,2 tidak terendam
100ONSensor 1 tidak terendam
000OFFSensor 1,2,3 terendam air
Nah,kira-kira beginilah tabel kebenaran berdasarkan data yang inginkan oleh si perancang. Ada yang berbeda? Silahkan berkomentar, karena solusi itu sangat banyak, jadi ini bukanlah satu-satunya pemecahan masalah.

Postulate aljabar Boolean

Pada Aljabar Boolean dikenal dengan istilah Postulate (walau tidak semua akademisi menggunakan istilah ini). Postulate adalah aturan dasar dapat disebut yang merupakan penjalin dari konstanta gerbang dasar AND, OR dan NOT.

Aljabar Boolean sangat dekat hubungannya dengan Aljabar matematika Himpunan maka untuk penulisan beberapa fungsinya dapat menggunakan tanda titik . atau x untuk fungsi AND dan tanda plus + untuk fungsi OR seperti contoh :

Postulate gerbang logika AND


Postulate gerbang logika OR


Postulate gerbang logika NOT



Hukum-hukum aljabar Boolean

Aturan dan hukum dalam Aljabar Boolean yang telah ditetapkan sebagian sama dengan Aritmatika atau Aljabar biasa, dimana untuk Aljabar Boolean berlaku hukum - hukum seperti dibawah ini : .

Penjalinan konstanta


Hukum inversi (pembalik) dua kali


Hukum Komplemen


Hukum Perluasan

Suatu variabel masukan dapat dijalin berulang-ulang dengan diri sendiri baik secara fungsi AND maupun OR tanpa merubah hasil akhir.

Hukum Komutatip

Variabel masukan yang dikaitkan dengan hanya satu jenis jalinan dapat saling dipertukarkan pada operasinya

Hukum Asosiatif

Pada penjalinan yang sejenis, tanda kurang dapat dihilangkan atau dibentuk tanda kurung baru atau elemen-elemen di dalam kurung dapat dipertukarkan.

Hukum Distributif

Pada suatu operasi perhitungan terdapat penjalinan antara Konjungsi (AND) dan Disjungsi (OR), maka berlaku aturan berikut :

Hukum Absorbsi (penyerapan)

Suatu operasi hitungan dengan tiga suku ( dua variabel ) dan dua tanda jalinan yang berbeda , dapat diserap menjadi satu suku.

Hukum Distributif


Hukum Demogram


Nah, gimana? Ini masih teori, nanti kita praktikan bagaimana Aljabar Boolean dan memecahkan permasalahan dalam gerbang logika (rangkaian logika). See you next week!

Monday, August 24, 2020

Gerbang logika Kombinasi | NAND | NOR | EXOR | EXNOR | bag.2

<;Gerbang logika kombinasi (gabungan) NAND NOR EXOR EXNOR Gerbang logika kombinasi adalah rangkaian gabungan dari gerbang logika dasar sehingga membentuk logika dengan output yang baru. Ada 4 gerbang logika kombinasi | bentukan yang diciptakan dengan fungsi masing-masing;

  1. NAND adalah gerbang logika kombinasi dari NOT dan AND
  2. NOR adalah gerbang logika kombinasi dari NOT dan OR
  3. EXOR adalah gerbang logika kombinasi EXclusive OR
  4. EXNOR adalah gerbang logika kombinasi dari EXclusive NOT dan OR

Pada pertemuan sebelumnya, saya sudah membahas tentang 3 gerbang logika dasar yang menjadi cikal bakal berkembangnya teknik elektronika digital seperti saat ini.

Saya ulas kembali bahwa teknik digital sebenarnya adalah usaha mengubah sinyal listrik yang masih berbentuk sinus (analog/pulse) menjadi sinyal listrik berbentuk kotak (square), dimana naik turunnya pulse mewakili hanya 2 kondisi, yaitu LOW dan HIGH.

<;4 gerbang logika kombinasi, simbol dan tabel kebenaran
Gambar 1. Ilustrasi sinyal listrik yang belum di konversi masih berbentuk gelombang sinus (sine wave).Sinyal listrik dapat di visualkan oleh alat yang bernama osiloskop

Kondisi LOW dan HIGH inilah yang di manfaatkan sebagai data flow (aliran data) yang terdiri dari 0 dan 1.

<;4 Gerbang logika kombinasi: NAND,NOR, XOR dan XNOR
Gambar 2. Dengan mengkonversi sinyal sinus ke square, ini merupakan penemuan paling jenius karena cikal bakal analog to digital sudah menemukan jalannya

Coba kita ilustrasikan, bagaimana cara keyboard komputer bekerja? Ya, keyboard dapat bekerja karena ada daya listrik yang mengalir didalamnya. Tuts keyboard hanyalah sebuah saklar kecil yang bekerja saat kita pencet saja. Semacam ON dan OFF.

Nah bagaimana keyboard komputer yang kita pencet tersebut menampilkan huruf A? Well, mulai penasaran 'kan? Kita bahas pada postingan blog berikutnya ya?

Gerbang logika kombinasi


Gerbang logika NAND simbol dan tabel kebenaran

Gerbang NAND adalah gabungan gerbang NOT dan AND mempunyai dua atau lebih sinyal masukan (input) tetapi hanya satu sinyal keluaran (output).

Gerbang NAND mempunyai sifat kebalikan dari AND. Bila sinyal keluaran ingin HIGH (1) salah satu atau kedua-dua input harus dalam keadaan LOW (0). Jika kedua input bernilai HIGH (1), maka output akan LOW (0).


<;Gerbang logika kombinasi NAND
Gambar 2. Data sheet IC 74HC00 Quad two Input NAND gate ( 4 gerbang NAND 2 input)
Seperti terlihat di gambar 2 datasheet IC 74HC00 memiliki 14 pin (kaki). Pin 14 adalah VCC (tegangan+) dan pin 7 adalah GND (ground, tegangan-) dari baterai atau power supply. Pada datasheet juga ada informasi jangkauan tegangan VCC IC 74HC00 mulai dari 3Volt sampai 15Volt.

Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika NAND

<;Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika NAND
Gambar 3.Simbol dan tabel kebenaran gerbang NAND


Gerbang logika NOR simbol dan tabel kebenaran

Gerbang NOR adalah gabungan gerbang NOT dan OR, mempunyai dua atau lebih sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran.

Gerbang NOR mempunyai sifat kebalikan dari OR, bila sinyal keluaran ingin LOW (0) maka salah satu atau semua sinyal masukan harus dalam keadaan HIGH (1). Jika kedua input bernilai LOW (0), maka output akan HIGH (1).


<;Gerbang logika kombinasi NOR
Gambar 4. Data sheet IC 74HC02 Quad two Input NOR gate ( 4 gerbang NOR 2 input)
Seperti terlihat di gambar 4 datasheet IC 74HC02 memiliki 14 pin (kaki). Pin 14 adalah VCC (tegangan+) dan pin 7 adalah GND (ground, tegangan-) dari baterai atau power supply. Pada datasheet juga ada informasi jangkauan tegangan VCC IC 74HC02 mulai dari 3Volt sampai 15Volt.

Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika NOR

<;Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika NOR
Gambar 5.Simbol dan tabel kebenaran gerbang NOR


Gerbang logika kombinasi EX-OR simbol dan tabel kebenaran

Gerbang EXOR adalah gabungan 3 gerbang logika dasar yaitu NOT, OR dan AND, mempunyai dua atau lebih sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran.

Gerbang EXOR mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin HIGH (1) maka kedua input harus dalam keadaan logika yang berbeda. Jika kedua input bernilai logika yang sama, maka output akan LOW (1).


<;Gerbang logika dasar EXOR
Gambar 6. Data sheet IC 74HC86 Quad two Input XOR gate ( 4 gerbang XOR 2 input)
Seperti terlihat di gambar 6 datasheet IC 74HC86 memiliki 14 pin (kaki). Pin 14 adalah VCC (tegangan+) dan pin 7 adalah GND (ground, tegangan-) dari baterai atau power supply. Pada datasheet juga ada informasi jangkauan tegangan VCC IC 74HC86 mulai dari 3Volt sampai 15Volt.

Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika EXOR

<;Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika dasar EXOR
Gambar 7.Simbol dan tabel kebenaran gerbang XOR. Agar output HIGH, kedua input gerbang XOR harus berbeda logika


Gerbang logika kombinasi EX-NOR simbol dan tabel kebenaran

Gerbang XNOR adalah gerbang Exclusive Not OR, mempunyai dua atau lebih sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran.

Gerbang XNOR mempunyai sifat kebalikan dari XOR, bila sinyal keluaran ingin HIGH (1) maka kedua input harus dalam keadaan logika yang sama. Jika kedua input bernilai logika berbeda , maka output akan LOW (0).


<;Gerbang logika kombinasi eXNOR
Gambar 8. Data sheet IC 74HC266 Quad two Input XNOR gate ( 4 gerbang XNOR 2 input)
Seperti terlihat di gambar 8 datasheet IC 74HC266 memiliki 14 pin (kaki). Pin 14 adalah VCC (tegangan+) dan pin 7 adalah GND (ground, tegangan-) dari baterai atau power supply. Pada datasheet juga ada informasi jangkauan tegangan VCC IC 74HC66 mulai dari 3Volt sampai 15Volt.

Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika EXNOR

<;Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika kombinasi eXNOR
Gambar 9.Simbol dan tabel kebenaran gerbang XNOR.

Gerbang logika Kombinasi | NAND | NOR | EXOR | EXNOR | bag.2


Gerbang logika kombinasi adalah rangkaian gabungan dari gerbang logika dasar sehingga membentuk logika dengan output yang baru. Ada 4 gerbang logika kombinasi | bentukan yang diciptakan dengan fungsi masing-masing;

  1. NAND adalah gerbang logika kombinasi dari NOT dan AND
  2. NOR adalah gerbang logika kombinasi dari NOT dan OR
  3. EXOR adalah gerbang logika kombinasi EXclusive OR
  4. EXNOR adalah gerbang logika kombinasi dari EXclusive NOT dan OR

Pada pertemuan sebelumnya, saya sudah membahas tentang 3 gerbang logika dasar yang menjadi cikal bakal berkembangnya teknik elektronika digital seperti saat ini.

Saya ulas kembali bahwa teknik digital sebenarnya adalah usaha mengubah sinyal listrik yang masih berbentuk sinus (analog/pulse) menjadi sinyal listrik berbentuk kotak (square), dimana naik turunnya pulse mewakili hanya 2 kondisi, yaitu LOW dan HIGH.



Kondisi LOW dan HIGH inilah yang di manfaatkan sebagai data flow (aliran data) yang terdiri dari 0 dan 1.



Coba kita ilustrasikan, bagaimana cara keyboard komputer bekerja? Ya, keyboard dapat bekerja karena ada daya listrik yang mengalir didalamnya. Tuts keyboard hanyalah sebuah saklar kecil yang bekerja saat kita pencet saja. Semacam ON dan OFF.

Nah bagaimana keyboard komputer yang kita pencet tersebut menampilkan huruf A? Well, mulai penasaran 'kan? Kita bahas pada postingan blog berikutnya ya?

Gerbang logika kombinasi


Gerbang logika NAND simbol dan tabel kebenaran

Gerbang NAND adalah gabungan gerbang NOT dan AND mempunyai dua atau lebih sinyal masukan (input) tetapi hanya satu sinyal keluaran (output).

Gerbang NAND mempunyai sifat kebalikan dari AND. Bila sinyal keluaran ingin HIGH (1) salah satu atau kedua-dua input harus dalam keadaan LOW (0). Jika kedua input bernilai HIGH (1), maka output akan LOW (0).



Seperti terlihat di gambar 2 datasheet IC 74HC00 memiliki 14 pin (kaki). Pin 14 adalah VCC (tegangan+) dan pin 7 adalah GND (ground, tegangan-) dari baterai atau power supply. Pada datasheet juga ada informasi jangkauan tegangan VCC IC 74HC00 mulai dari 3Volt sampai 15Volt.

Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika NAND




Gerbang logika NOR simbol dan tabel kebenaran

Gerbang NOR adalah gabungan gerbang NOT dan OR, mempunyai dua atau lebih sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran.

Gerbang NOR mempunyai sifat kebalikan dari OR, bila sinyal keluaran ingin LOW (0) maka salah satu atau semua sinyal masukan harus dalam keadaan HIGH (1). Jika kedua input bernilai LOW (0), maka output akan HIGH (1).



Seperti terlihat di gambar 4 datasheet IC 74HC02 memiliki 14 pin (kaki). Pin 14 adalah VCC (tegangan+) dan pin 7 adalah GND (ground, tegangan-) dari baterai atau power supply. Pada datasheet juga ada informasi jangkauan tegangan VCC IC 74HC02 mulai dari 3Volt sampai 15Volt.

Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika NOR




Gerbang logika kombinasi EX-OR simbol dan tabel kebenaran

Gerbang EXOR adalah gabungan 3 gerbang logika dasar yaitu NOT, OR dan AND, mempunyai dua atau lebih sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran.

Gerbang EXOR mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin HIGH (1) maka kedua input harus dalam keadaan logika yang berbeda. Jika kedua input bernilai logika yang sama, maka output akan LOW (1).



Seperti terlihat di gambar 6 datasheet IC 74HC86 memiliki 14 pin (kaki). Pin 14 adalah VCC (tegangan+) dan pin 7 adalah GND (ground, tegangan-) dari baterai atau power supply. Pada datasheet juga ada informasi jangkauan tegangan VCC IC 74HC86 mulai dari 3Volt sampai 15Volt.

Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika EXOR




Gerbang logika kombinasi EX-NOR simbol dan tabel kebenaran

Gerbang XNOR adalah gerbang Exclusive Not OR, mempunyai dua atau lebih sinyal masukan tetapi hanya satu sinyal keluaran.

Gerbang XNOR mempunyai sifat kebalikan dari XOR, bila sinyal keluaran ingin HIGH (1) maka kedua input harus dalam keadaan logika yang sama. Jika kedua input bernilai logika berbeda , maka output akan LOW (0).



Seperti terlihat di gambar 8 datasheet IC 74HC266 memiliki 14 pin (kaki). Pin 14 adalah VCC (tegangan+) dan pin 7 adalah GND (ground, tegangan-) dari baterai atau power supply. Pada datasheet juga ada informasi jangkauan tegangan VCC IC 74HC66 mulai dari 3Volt sampai 15Volt.

Simbol dan tabel kebenaran Gerbang logika EXNOR